4 Juni 2026

Deddy Sitorus Siap Mengawal Aspirasi Nelayan Kaltara Di Pusat

by

admin

Rajawalikaltara.com

 

IMG 20230215 WA0112
Deddy Sitorus saat menghadiri Rembuk Nelayan, Rabu (15/02/2).

 

Rajawalikaltara.com,Tarakan – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Deddy Yevri Hanteru Sitorus menghadiri rembuk nelayan yang berlangsung pada Rabu pagi di Taman Berlabuh,(15/02/23) Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendengarkan aspirasi dari para kelompok nelayan yang ada di provinsi Kalimantan Utara.

 

hasil dari pertemuan tersebut ingin mencari solusi agar permalasahan yang terjadi kepada para nelayan bisa segera di teratasi.

 

 

“Saya kira ada banyak persoalan terkait kebijakan yang belum tuntas. Misalnya untuk percepatan penyaluran subsidi BBM kepada nelayan, ini belum tuntas kebijakannya, soal penanganan pencemaran laut dan sungai yang berpengaruh kepada nelayan, kemudian terkait zonasi, baik sesama nelayan tangkap maupun dengan budidaya rumput laut,” Ungkap Deddy

 

diri nya menilai bahwa persolan yang sifat nya mendasar bisa segera diperhatikan, Karena bernampak tidak hanya saja kepada para petani tapi bagi seluruh Lapisan Masyarakat.

 

Anggota DPR RI Fraksi PDIP ini juga siap memperjuangkan sejumlah aspirasi nelayan. Seperti bantuan kapal tangkap, hingga hadirnya SPBU nelayan.

 

“Saya janji akan memberikan kapal dengan bobot 10 GT untuk masing-masing daerah, jadi 5 kapal. Kemudian membangun di sini pilot project untuk SPBUN di Tarakan, lalu asuransi untuk 5 ribu (nelayan) selama 1 tahun, ada ambulans air juga untuk komunitas yang ada di pesisir, di sungai-sungai, supaya bisa diangkut ketika ada kasus penyakit berat,” tuturnya.

 

Bahkan diri nya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina agar SPBU khusus nelayan ini bisa segara dibuka dengan total senilai Rp.300 juta.

 

Diri nya menargetkan hal tersebut bisa terealisasi sebelum ada nya Kepres. Anggarannya sendiri diambil dari sebagian subsidi BBM nelayan untuk Kaltara.

 

Untuk Tempat Serta lahan diri nya menyerahkan sepenuhnya kepada Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kaltara karena ada beberapa prosedur serta aturan didalam menentukan Titik SPBU letak nya dimana nanti nya. (RJK)

Related Post

Tinggalkan komentar