Rajawali Kaltara
Rajawalikaltara.com dengan semangat baru, ingin menyajikan informasi-informasi lugas, terpercaya serta lebih akrab dengan masyarakat Kaltara.

Mesin Kapal Rusak, Warga Filipina Terpaksa Dievakuasi ke Tarakan

0 147

TARAKAN, rajawalikaltara.com – Sebanyak lima warga negara asing (WNA) berkewarganegaraan Filipina terpaksa dievakuasi Tug Boat (TB) Trans 29 lantaran mengapung di perairan Sulawesi. Akhirnya korban yang masing-masing bernama Kidz Atinih (30), Bonsan Alano (38), Samad (52), Asrab Sahibo (19) dan Denton (33) dimintai keterangan lebih lanjut oleh aparat kepolisian.

Saat dikonfirmasi, Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tarakan, Letkol Marinir Abdul Rahman melalui Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan Syahruddin menjelaskan, ia mendapatkan informasi adanya warga Filipina yang diselamatkan awak kapal Toug Boat Trans 29 pada Rabu lalu (14/2), sekira pukul 20.00 Wita.

“Informasi dari agen, TB melintas diperairan Toli-Toli dan menemukan ada warga Filipina yang terapung. Korban akhirnya diselamatkan awak kapal yang sebenarnya sedang dalam tujuan dari Halmahera dengan tujuan Tanjung Selor,” jelasnya, Kamis (15/2).

Lanjut Syahruddin, usai menyelamatkan kelima WNA yang terapung tersebut, pihak agen Tug Boat langsung melaporkan kepada pihak KSOP Tarakan. Tepatnya pada Kamis (15/2), tim gabungan dari KSOP, Lantamal XIII, Basarnas, dan Polairud Polres Tarakan melakukan penjemputan kepada kelima warga Filipina tersebut. “Kami tadi sudah serah terimakan juga pada Imigrasi,” ujarnya.

Di sisi lain, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone M.H.R Supit melalui Kasat Polair, AKP Kalvein mengaku, dari informasi yang diterima dari kelima warga Filipina tersebut mereka terapung dilaut lantaran mesin kapal yang mereka gunakan mengalami kerusakan dan terombang ambing di laut. Dari hasil pemeriksaan belum ditemukan unsur-unsur yang mengarah ke pidana.

“Dugaan sementara mereka memang nelayan dan melakukan kegiatannya di perairan Filipina hingga mesin kapal mereka rusak dan terdampar ke perairan Indonesia,” singkatnya.(rk1)

Comments
Loading...