Rajawali Kaltara
Rajawalikaltara.com dengan semangat baru, ingin menyajikan informasi-informasi lugas, terpercaya serta lebih akrab dengan masyarakat Kaltara.

Buka Rakor Manajemen Pendidikan, Gubernur Tekankan Kedisiplinan Pribadi

0 24

TARAKAN, rajawalikaltara.com – Di depan ratusan tenaga di sektor pendidikan, yang terdiri dari manajemen pelayanan pendidikan, bendahara dan lainnya, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie menyampaikan beberapa pesan penting. Utamanya terkait dengan manajemen pelayanan pendidikan, pengelolaan  Biaya Operasional Sekolah (BOS) dan Biaya Operasional Pendidikan (BOP), serta pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk sekolah.

Pesan-pesan ini disampaikan Gubernur saat memberikan arahan pada pembukaan Rapat Koordinasi Revitalisasi SMK, Manajemen Pelayanan Pendidikan, Dana Bantuan Operasional Pendidikan, Penggunaan Dana Bosnas dan BOP, serta Penguatan Pengawas SMA/SMK  Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2018 di Swiss-Belhotel Tarakan, Kamis (22/11) malam lalu.

“Utamanya kepada pengelolaan keuangan. Baik itu biaya operasional pendidikan, maupun dana lainnya yang dikelola di sekolah. Bahkan secara umum, kepada bendaharawan, saya berpesan agar bekerja secara tertib dan dengan penuh tanggung jawab,” kata Gubernur.

Tugas bendahara, menurutnya, sangat penting. Jika kinerja bendahara bagus, sistem akan berjalan dengan baik. Sebaliknya, jika bendaharanya sering lalai, bisa berakibat fatal. “Bahkan bukan hanya pada dirinya, tapi karena kesalahan bendahara juga dapat menjerumuskan pimpinannya,” ulas Irianto dalam arahannya.

Gubernur mengatakan, bagi pengelolaan keuangan juga harus dilakukan dengan hati-hati. Jangan sampai, karena kekeliruan akan membawa kita ke persoalan hukum.

Selain kepada pengelola keuangan, pesan juga sampaikan Gubernur kepada manajemen pelayanan pendidikan, pengawas, dan tenaga di bidang pendidikan lainnya. Yaitu bagaimana melakukan pekerjaannya, dengan memulai dari disiplin pribadi masing-masing, atau yang disebut self disciplined. “Kedisiplinan pribadi ini penting. Tak hanya bagi tenaga di bidang pendidikan, tapi bagi kita yang bekerja di bidang apapun. Tak terkecuali di pemerintahan. Jika disiplin dalam melakukan apapun, insya Allah semua akan mudah dan berjalan dengan baik,” ungkap Irianto.

Selain disiplin, Gubernur juga menekankan pentingnya untuk berpikiran terbuka atau open minded. Jika aparatur dan masyarakatnya menerapkan kedisiplinan dan berpikiran secara terbuka, daerah akan cepat maju. Apalagi di era seperti sekarang. Di mana perubahan begitu cepat terjadi.

“Inilah yang saya terapkan di Pemerintah Provinsi Kaltara. Pertama saya tekankan soal disiplin. Di samping juga perlu kerja keras. Apalagi untuk Kaltara sebagai provinsi baru, dibutuhkan kerja cerdas, kerja keras, serta inovasi-inovasi untuk membawa Kaltara cepat maju,” ujar Gubernur.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara Dr Sigit Muryono mengatakan, rapat koordinasi ini diikuti oleh seluruh jajaran manajemen pelayanan pendidikan, pengelola dana bantuan operasional pendidikan, serta para pengawas SMA/SMK  se-Kaltara.

Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan manajamen sekolah. Terutama di bidang vokasi atau SMK. Juga penguatan pengelolaan dan pengawasan dana pendidikan. Baik yang melalui DAK, Bantuan Keuangan Khusus, BOS dan lainnya.(humas)

Comments
Loading...