Rajawali Kaltara
Rajawalikaltara.com dengan semangat baru, ingin menyajikan informasi-informasi lugas, terpercaya serta lebih akrab dengan masyarakat Kaltara.

WAGUB APRESIASI PERHATIAN KETUA MPR PADA PERBATASAN

0 149

TARAKAN, rajawalikaltara.com – Wakil Gubenur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) H Udin Hianggio mewakili Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menyambut dan mendampingi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Zulkifli Hasan pada kunjungan kerjanya ke Kota Tarakan, Provinsi Kaltara, kemarin (4/2).

Salah satu rangkaian kunjungan kerja ketua MPR RI, adalah mengisi kuliah umum bertema “Perteguh Empat Pilar Kebangsaan Untuk Persatuan Indonesia” di Universitas Borneo Tarakan (UBT). Sekaligus menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Pendidikan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dengan Rektor UBT Prof Adri Patton.

Terhadap kedatangan Zulkifli Hasan itu, Wagub menyampaikan apresiasi dan terima kasih. Lantaran, Kaltara sebagai provinsi termuda di Indonesia begitu mendapatkan perhatian dari Pemerintah juga Legislatif di tingkat pusat. “Ada beberapa pesan yang dititipkan kepada Ketua MPR RI dalam kunjungan kerjanya ini. Salah satunya soal penyelesaian pembangunan fisik gedung perkuliahan di UBT. Nilai kebutuhan anggarannya sekitar Rp 170 miliar,” kata H Udin.

Pihak UBT sendiri telah menyiapkan proposal permohonan bantuan anggaran tersebut untuk dititipkan kepada Ketua MPR RI. “Selain itu, perlu juga mendapat perhatian soal permasalahan status beberapa dosen di UBT yang terkendala faktor usia sehingga tak bisa menjadi pegawai negeri,” ucap Wagub.

Wagub sangat berharap kedatangan Zulkifli Hasan ke Tarakan kali ini, mampu menyuarakan aspirasi masyarakat, khususnya UBT kepada pihak yang berwenang di pusat. “Kunjungan ketua MPR ini juga menunjukkan semangat nasionalisme yang tinggi. Lantaran, sangat memperhatikan kondisi perbatasan hingga hari ini,” urainya.

Sementara itu, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dalam kuliah umumnya, mengatakan bahwa Indonesia dibangun dengan rasa nasionalisme yang tinggi. Faktor pembentuknya, antara lain akar budaya yang kuat. “Bangun Indonesia, kuatkan nasionalisme agar negara ini makin bersatu dan tumbuh besar,” jelasnya.

Soal permasalahan UBT, Zulkifli mengaku siap untuk memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi tersebut. “Kalau perlu akan kita sampaikan persoalan ini ke Presiden. Intinya, kami siap memperjuangkan dan menyuarakan aspirasi ini,” tuntasnya.(humas)

Comments
Loading...