Tarakan – Sekretaris Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Tarakan, Amirullah, menyampaikan bahwa implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Kota Tarakan secara umum terus menunjukkan perkembangan yang positif. Pemerintah Kota Tarakan telah melakukan berbagai upaya untuk memperluas penggunaan transaksi non-tunai, baik pada sektor penerimaan maupun pengeluaran daerah.
Dalam sambutannya pada kegiatan High Level Meeting (HLM) TP2DD Kota Tarakan Semester I Tahun 2026, Amirullah menjelaskan bahwa meskipun capaian ETPD Kota Tarakan masih berada pada kategori Digital, hasil evaluasi menunjukkan masih terdapat beberapa aspek yang perlu menjadi perhatian bersama.
Beberapa hal yang perlu ditingkatkan antara lain optimalisasi digitalisasi transaksi retribusi daerah, perluasan penggunaan kanal pembayaran digital, serta penguatan koordinasi antar perangkat daerah agar implementasi ETPD dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Lainnya
Berdasarkan hasil evaluasi Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah, capaian ETPD Kota Tarakan pada Semester I Tahun 2025 mencapai 95,8 persen, sedangkan pada Semester II Tahun 2025 sebesar 95,5 persen. Dengan demikian terjadi penurunan sebesar 0,3 poin. Meski demikian, Kota Tarakan tetap mempertahankan predikat sebagai daerah dengan kategori Digital.
Apabila dibandingkan dengan kabupaten dan kota lain di Provinsi Kalimantan Utara, Kota Tarakan masih termasuk daerah dengan capaian ETPD yang tinggi. Namun, penurunan tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus momentum untuk memperkuat implementasi berbagai program digitalisasi pada tahun 2026.
Melalui High Level Meeting ini, Amirullah berharap seluruh anggota TP2DD semakin memperkuat komitmen dan sinergi dalam mengoptimalkan implementasi SP2D Online, memperluas penggunaan transaksi non-tunai pada pembayaran pajak dan retribusi daerah, serta meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah melalui pemanfaatan teknologi digital.
Ia juga menegaskan bahwa rekomendasi yang dihasilkan dalam HLM akan menjadi pedoman bagi seluruh anggota TP2DD dalam melaksanakan rencana aksi Semester II Tahun 2026 guna meningkatkan kinerja implementasi ETPD di Kota Tarakan.
Di akhir sambutannya, Amirullah menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Bank Kaltimtara, seluruh anggota TP2DD, serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan High Level Meeting tersebut.
“Semoga melalui kolaborasi yang semakin kuat, implementasi digitalisasi transaksi daerah di Kota Tarakan dapat terus berkembang, memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, serta mendukung terwujudnya Tarakan sebagai kota yang maju, modern, dan berdaya saing melalui transformasi digital,” tutupnya.(*)
















