14 Agustus 2026

Kodim 0907/Tarakan Bangun 13 Jembatan untuk Perluas Akses Masyarakat

by

admin

Rajawalikaltara.com

TARAKAN — Komandan Kodim (Dandim) 0907/Tarakan Letkol Inf Danan Wisnubrata, S.Sos., M.Han., meresmikan penggunaan jembatan yang dibangun jajaran Kodim 0907/Tarakan di wilayah RT 3, Kota Tarakan. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari program karya bakti TNI dalam menjawab kebutuhan infrastruktur masyarakat.

Peresmian jembatan ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dan disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui konferensi video (Zoom/daring). Program tersebut mencakup pembangunan sebanyak 2.500 titik jembatan Garuda dan 3.000 titik sarana air bersih di berbagai wilayah Indonesia, dengan mengusung tagline “Negara Hadir untuk Rakyat.”

Danan mengatakan, jembatan di RT 3 menjadi salah satu titik pembangunan yang telah rampung dikerjakan oleh Kodim 0907/Tarakan. Saat ini, masih terdapat 12 titik lainnya yang dalam proses pengerjaan di sejumlah wilayah Kota Tarakan.

“Untuk hari ini kita resmikan atau launching. Untuk Kota Tarakan baru satu di RT 3 ini yang sudah 100 persen. Tetapi, kita masih mengerjakan 12 titik lagi, satu Aramco dan 11 jembatan beton,” ujar Danan.

Selain pembangunan jembatan, Kodim 0907/Tarakan juga mengerjakan fasilitas air bersih berupa satu titik sumur bor di Binalatung. Danan menegaskan, program tersebut dapat terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Kita minta saran dan masukan dari warga. Apa yang harus kita kerjakan di sini, nanti akan kita laksanakan,” katanya.

Ia menjelaskan, penentuan lokasi pembangunan jembatan dilakukan berdasarkan laporan serta kebutuhan masyarakat. Karena itu, warga dapat menyampaikan usulan kebutuhan infrastruktur melalui Bintara Pembina Desa (Babinsa) di kelurahan masing-masing.

Menurut Danan, program karya bakti Kodim tidak hanya menyasar pembangunan jembatan dan fasilitas air bersih. Sejumlah fasilitas sosial lainnya juga dapat menjadi sasaran pembangunan maupun perbaikan, seperti pesantren, panti asuhan, rumah tidak layak huni, hingga tempat ibadah.

Terkait konstruksi, Danan menerangkan, jembatan Aramco menggunakan gorong-gorong berbahan besi pada bagian bawah. Sementara itu, jembatan beton menggunakan konstruksi besi yang membentang di atas sungai sehingga bagian bawah jembatan tetap terbuka.

Pembangunan jembatan di RT 3 memberikan dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat. Sebelumnya, warga harus memutar melalui jalur yang lebih jauh karena akses di lokasi hanya berupa jembatan kayu atau jembatan darurat yang tidak dapat dilalui kendaraan bermotor.

“Alhamdulillah, dengan jembatan ini masyarakat bisa mempersingkat perjalanan sejauh 6 sampai 7 kilometer. Sebelumnya mereka harus memutar, dengan adanya jembatan ini perjalanan menjadi lebih singkat,” jelas Danan.

Jembatan tersebut dibangun dalam waktu kurang lebih tiga minggu. Dalam proses pengerjaannya, Kodim 0907/Tarakan mengerahkan 15 personel yang turut dibantu oleh masyarakat setempat.

Sebelum pembangunan permanen dilakukan, akses di lokasi hanya dapat dilalui pejalan kaki. Kini, dengan selesainya jembatan tersebut, masyarakat dapat menikmati akses yang lebih mudah dan cepat menuju wilayah sekitarnya.

Pembangunan ini menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan konektivitas warga melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat secara langsung.(*)

Related Post

Tinggalkan komentar