Rajawali Kaltara
Rajawalikaltara.com dengan semangat baru, ingin menyajikan informasi-informasi lugas, terpercaya serta lebih akrab dengan masyarakat Kaltara.

Dikunjungi Gubernur, Warga Bersyukur dan Gembira

0 92

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr H IriantoLambrie beserta istri, Hj Rita Ratina Irianto yang juga ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kaltara, beserta sejumlah kepala organisasi perangkatdaerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara mengunjungi lokasi kebakaran Pasar Batu, Kelurahan Sebengkok, Tarakan Tengah, Kota Tarakan yang dilanjutkan meninjau lokasipenampungan warga terdampak di halaman Masjid At Taqwa, Sebengkok pada Sabtu (25/1).

Pada kesempatan tersebut, Gubernur menyerahkan bantuan yang dihimpun dari seluruh OPD, serta beberapa pos pendanaan untukbencana atau insindentil serta kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov Kaltara. Termasuk hasil zakat, infak dan sedekah (ZIS) para ASN yang dikumpulkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kaltara. Bantuannya berbentuk tunaidan natura.

Atas bantuan yang diberikan tersebut, warga korban kebakaranPasar Batu tampak haru dan gembira. Pasalnya, bantuan yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan yang diharapkan. Utamanya, uang tunai. “Kami sangat bersyukur dengan bantuanyang diberikan Pemprov Kaltara melalui Gubernur ini. Utamanya, bantuan tunai. Sebab, untuk pasokan sandang maupun pangan, sudah sangat mencukupi. Sisanya, kami butuh uang tunai untukkepentingan lain pasca kebakaran ini,” tutur Amat, salah seorangkorban kebakaran Pasar Batu yang ditemui di sela kegiatanpenyerahan bantuan Gubernur Kaltara di Masjid At Taqwa, Sebengkok, Sabtu (25/1) siang.

Terlebih lagi, Gubernur juga telah menyampaikan permohonankepada Walikota Tarakan dr H Khairul untuk mempermudah dan mempercepat pengurusan administrasi kependudukan wargaterdampak kebakaran Pasar Batu. “Kebutuhan data kependudukanjuga sangat kami butuhkan, karena pada saat kebakaran pastinya adayang KTP, KK atau data kependudukan lainnya yang ikut terbakar. Tentunya, arahan Gubernur tersebut sungguh sangat membantukami,” jelasnya.

Bantuan dari Pemprov Kaltara sesuai arahan Gubernur tak berhentidisitu saja. Mengkhawatirkan kondisi psikis dan fisik korban kebakaran, Gubernur pun memerintahkan kepada jajaran DinasKesehatan (Dinkes) Provinsi Kaltara serta Rumah Sakit UmumDaerah (RSUD) Tarakan untuk menggelar pemeriksaan dan pengobatan gratis di lokasi penampungan warga terdampak. “Alhamdulillah, ada pengobatan gratis juga digelar di lokasipenampungan. Jadi, kami tak lagi kesulitan untuk memeriksakesehatan, dan langsung ditangani dokter spesialis apabila sakitnyacukup berat,” urai Ajeng Pratiwi, korban kebakaran Pasar Batulainnya. Selain dokter spesialis, di lokasi penampungan juga disediakan psikolog untuk membantu memulihkan kondisi psikiswarga yang mengalami trauma pasca kebakaran.

Untuk diketahui, pada kesempatan tersebut, Gubernur menyerahkansecara simbolis bantuan tunai senilai Rp 4 juta untuk setiap kepalakeluarga (KK) korban kebakaran Pasar Batu, Sebengkok. Adapuntotal KK yang terdata, sebanyak 203 KK. Gubernur juga mengajaklembaga lainnya, termasuk pihak swasta untuk membantumeringankan beban warga terdampak. “Saya berharap, bantuan tunaiini tidak dihabiskan sekaligus. Tapi dibelanjakan untuk kepentinganyang jauh lebih bermanfaat. Seperti untuk membantu menambahmodal usaha, atau hal lainnya yang lebih bermanfaat,” kata Irianto.

Irianto juga memerintahkan agar bantuan tunai lainnya, dapatdigunakan untuk membeli kebutuhan pendidikan para pelajar yang menjadi korban kebakaran. “Harusnya disisihkan untuk pemberianbantuan seragam sekolah, buku pelajaran, tas dan kebutuhanpendidikan lainnya. Jadi, meski berada di penampungan, kualitaspendidikan mereka tetap terjamin. Tak terganggu,” tutur Gubernur.

Untuk penanganan jangka panjang, Irianto merencanakan penataanulang lokasi kebakaran dengan menjadikannya kawasan ekonomismoderen. “Untuk hal ini, Pemprov Kaltara akan berkoordinasidengan Pemkot Tarakan. Sebab, secara legitimasi, tindak lanjutpasca kebakaran adalah kewenangan Pemkot Tarakan. Pemprovsendiri hanya memfasilitasi,” tutupnya.(humas)

Comments
Loading...