Rajawali Kaltara
Rajawalikaltara.com dengan semangat baru, ingin menyajikan informasi-informasi lugas, terpercaya serta lebih akrab dengan masyarakat Kaltara.

Realisasi Investasi di Kaltara 2019 Capai Rp 7,637 Triliun

Lampaui Target Hingga 127 Persen

0 62

TANJUNG SELOR – Realisasi investasi di ProvinsiKalimantan Utara (Kaltara) periode Januari hinggaDesember 2019 mencapai kurang Rp 7,637 triliun. Nilai ini melampaui target hingga 127 persen darirencana investasi pada Rencana Pembangunan JangkaMenengah Daerah (RPJMD) 2019 sebesar Rp 6 triliun.

Sejalan dengan realisasi investasi, capaian rencanainvestasi 2019 juga telah melebihi target. Dari target rencana investasi RPJMD sebesar Rp 9,81 triliun, realisasi rencana investasinya mencapai Rp 43,668 triliun.

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambriemengungkapkan, sesuai laporan dari yang DinasPenanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu(DPMPTSP) Provinsi Kaltara, seluruh capaian realisasiinvestasi tersebut, berasal dari dua penanaman modal. Yakni Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

“Total ada sebanyak 379 proyek.Terdiri dari PMA sebanyak 139 proyek, dan PMDN sebanyak 240 proyek. Dengan penyerapan tenaga kerja sebesar 4.717 orang. Yakni, sebanyak 211 tenaga kerja asing (TKA), dan 4.506 dari tenaga kerja Indonesia atau tenaga kerjalokal,” kata Irianto saat memimpin rapat staf di lantai I, gedung Gabungan Dinas (Gadis) Pemprov Kaltara, Kamis (09/4).

Di Kaltara sendiri, kata Gubernur, sesuai laporan yang disampaikan oleh Plt Kepala DPMPTSP ProvinsiKaltara, realisasi investasi berdasarkan sektor usaha, nilai investasi tertinggi berada di sektor primer. Yaknitanamanan pangan, perkebunan, perternakan dan pertambangan. “Untuk realisasi di sektor primer, khusus di PMDN saja  total realisasinya mencapai Rp3,9 trliun,” terang Gubernur.

Dikatakannya, Dalam tiga tahun berturut capaianinvestasi di Kaltara terus mengalami fluktuatif. Pada periode tahun 2017 capaian realisasi di Kaltara sebesarRp 2,3 triliun atau 68 persen dari target RPJMD sebesar Rp 3,4 triliun. Pada 2018, terjadi penurunansebesar 2,5 persen dengan nilai capaian realisasisebesar Rp 2,2 triliun atau mencapai 49 persen darinilai target RPJMD sebesar Rp 4,6 triliun.

Sementara pada tahun 2019 mengalami kenaikansebesar 381 persen dari tahun sebelumnya. Dengannilai capaian sebesar 7,637 triliun atau mencapai 127 persen dari nilai target RPJMD sebesar Rp 6 triliun.

Terpisah, Plt Kepala DPMPTSP Kaltara Faisal Syabaruddin menambahkan, untuk target investasisesuai dengan RPJMD tahun 2020 mengalamikenaikan, yaitu sebesar Rp 7,12 triliun. Hanya saja, target tersebut masih perlu dilakukan pertemuankembali, mengingat kondisi global menyusul adanyaPandemi Covid-19 saat ini. “Adanya situasi PandemiCovid-19 tentu berdampak pada nilai investasi di Kaltara tahun ini. Sehingga dalam penentuan target realiasasinya perlu dilakukan pembahasan kembali,” beber Faisal.

Untuk itu, setiap perusahaan yang berinvestasi dengannilai diatas Rp 500 juta agar menyampaikan kegiataninvestasi pada Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), sehingga nilai realiasasi investasi bisa terdatadalam basis data realisasi investasi LKPM online. “LKPM merupakan kewajiban bagi perusahaan yang berinvestasi, tertuang dalam Undang-Undang (UU) No.25/2017 dan Peraturan Kepala (Perka) BKPM No. 7/2018,” tambah Faisal.

Sementara itu, terkait dengan perizinan, tahun iniDPMPTSP Kaltara sedang menyusun program ‘Jaga dan Jemput Investasi’, artinya investasi itu di kawal. “Saat ini regulasinya sedang dikaji, insyaAllah barubisa dijalankan setelah Pandemi Covid-19 iniberakhir,” tutupnya. (humas)

Comments
Loading...