Rajawali Kaltara
Rajawalikaltara.com dengan semangat baru, ingin menyajikan informasi-informasi lugas, terpercaya serta lebih akrab dengan masyarakat Kaltara.

Masyarakat Bisa Jadi Salah Satu Pioner Dalam Sosialisasi Pilkada 2020

0 46

 

TANJUNG SELOR – Kegiatan sosialisasi untuk pendidikan pemilihan dan touring Pilkada di empat kabupaten telah berjalan lancar.

Kegiatan yang berlangsung di Bulungan, Tana Tidung, Malinau dan Nunukan ini dengan agenda konvoi, bagi brosur dan malamnya sosialisasi di sambut baik oleh masyarakat. Dimana malam harinya menjadi acara penutup kegiatan tersebut.

Komisioner KPU Divisi Hukum dan Pengawasan Gamaliel Hirung Ding mengatakan sangat senang atas antusias masyarakat yang menyambut baik pihaknya.

“Dengan antusias yang luar biasa ini, kami berharap bisa meningkatkan partisi pemilih, pada pemilihan 9 Desember 2020 mendatang, ” ungkapnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kaltara Divisi Teknis Penyelenggaraan Teguh Dwi Subagyo menuturkan, bahwa masyarakat diminta menjadi pionir sosialisasi. Pasalnya, tidak semua kecamatan yang didatangi langsung oleh KPU provinsi.

Selain peran penyelenggaraan di tingkat kecamatan dan desa, masyarakat yang mengikuti langsung kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih bisa langsung membantu menyampaikan kepada keluarga, kerabat dan masyarakat lainnya terkait pemilihan tahun ini.

“Dengan kegiatan ini kami berharap masyarakat menjadi pionir. Apa yang di dapat dalam sosialisasi bisa di siarkan dan di informasikan kepada masyarakat lainnya. Kami yakin tidak cukup dengan kegiatan ini, tapi bagaiamana masyarakat membantu untuk menyebar luaskan sosialisasi ini agar orang selalu ingat untuk datang memilih, ” Tuturnya.

Kemudian, saat ini masih ada waktu beberapa bulan untuk mengajak dan mengingat kan kepada masyarakat agar dapat memilih nantinya. Apalagi dalam waktu itu masyarakat dapat memiliki kesempatan dalam melakukan penelusuran calon pemimpin yang kelak mereka inginkan.

“Selain meningkatkan partisipasi, kami harap kualitas Demokrasi ini meningkatkan dengan baik dan terawat pada setiap pilkada mendatang, ” ujarnya.

Sementara itu, secara umum, sosialisasi melalui touring keliling kabupaten sekaligus jadi evaluasi penyeleggara. Hal-hal teknis di lapangan yang ditemukan menjadi gambaran perbaikan, khususnya agar partisipasi pemilih bisa lebih baik serta tahapan bisa berjalan sesuai jadwal dan ketentuan.

“Selain sosialisasi, teman-teman PPS (Panitia Pemungutan Suara) dan PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) bisa jadi tolak ukur sejauh mana pemahaman mereka tentang tahapan. Dimana sebagai pertemuan dan evaluasi. Ternyata secara umum, PPK dan PPS bahkan warga yang kita temui paham dengan tahapan. Meski ada sebagian yang belum tahu, itu jadi PR (pekerjaan rumah) kita,” tutupnya. (rk-3)

Comments
Loading...