Tarakan – RSUD dr. H Jusuf SK merupakan salah satu Rumah Sakit di Kalimantan Utara (Kaltara ) yang memiliki pelayanan terapi pasien stroke menggunakan trombolisis. Trombolisis sendiri adalah salah satu metode penanganan stroke iskemik yang bertujuan untuk memecah penyumbatan pembuluh darah di dalam otak.
Dokter spesialis saraf RSUD dr. H Jusuf SK, dr. Johannes, Sp.N., menerangkan bahwa pasien dengan gejala stroke akut kurang dari empat jam bisa dilakukan penanganan, sedangkan untuk ciri pasien gejala stroke seperti lumpuh separuh badan, kemudian sakit kepala hebat, rabun dan beberpa ciri lainnya.
“Nah ini merupakan gejala awal dari stroke, dimana gejala stroke sendiri terbagi atas dua yang pertama Stroke iskemik yaitu terkait penyumbatan pembuluh darah, dan yang kedua Stroke hemoragik yang meyebabkan pecahnya pembulu darah,” ujarnya.
Lainnya
Dan di RSU JK yang dapat diberikan oleh dokter secara cepat yaitu mebantu pasien dengan terapi dengan penyembutan pembuluh darah, yang merupakan program dari kemenkes, yang lebih diprioritaskan. Terapi sudah cukup masif berjalan di RSUD dr. H Jusuf SK. Sebenarnya, terapi trombolisis ini juga sudah berjalan sejak 3 tahun terakhir.
“Makanya beberapa tahun ini sudah mulai masif. Karena penderita stroke cukup tinggi, dengan adanya trombolisis ini bisa mengurangi pembiayaan. Karena pasien bisa lebih ringan keluar rumah sakit,” Ujar Dr Johanes.
Penanganan terapi trombolisis sendiri sudah bisa dikerjakan oleh dokter umum maupun dokter syaraf di RSUD dr. H Jusuf SK. Namun, butuh alat CT Scan untuk menganalisis kondisi sumbatan di otak. Jika terdapat pendarahan maka trombolisis tidak bisa dilakukan.
“Saat ini yang ada CT Scan cuma ada di RSUD dr. H Jusuf SK dan RS Pertamina. Tapi tidak tahu apakah tenaga disana sudah dapat pelatihan untuk penanganan konstruk atau protokol pasien stroke.” tuturnya.
Saat ini, baru terdapat terapi trombolisis untuk penanganan pasien stroke. Dipastikan ke depannya, RSUD dr. H Jusuf SK akan mengembangkan penanganan untuk pasien stroke. Seperti, trombektomi atau penyedotan gumpalan darah yang masuk ke pembuluh darah, lalu ada penanganan pembekuan darah pada otak menggunakan tembaga dan penanganan dengan tindakan operasi.(adv)

















