Tarakan – Layanan super tanding atau layanan supervisor on duty pelayanan jalur cepat tanpa dinding yang mulai efektif sejak september lalu, walaupun sebenarnya sudah mulai diterapkan di bulan Agustus lalu, namun saat itu masih fokus difast track help desk, percepatan jalur cepatnya pasien di poliklinik.
Direktur RSUD dr. H. Jusuf SK, dr. Budy Azis b., Sp.Pk., menyampaikan bahwa help desk berupa fast track, yang bertujuan untuk melayani pasien yang membutuhkan informasi tentang pelayanan yang harus diterimanya.
Setelah layanan super tanding atau layanan supervisor on duty berjalan terdapat petugas yang memantau semua pasien dan fasilitas, seperti sarana prasarana rumah sakit. Yang merupakan salah satu tugas dari super tanding.
Lainnya
“Misalnya ruangan yang penuh, UGD pasien antri, ternyata pas di cek tim super tanding ada ruangan, tapi kok dibilang penuh, hal ini yang menjadi salah satu tugasnya,”jelasnya.
Menurutnya, Perubahan perbaikan layanan rumah sakit menjadi lebih cepat, bahkan sudah tampak sejak layanan super tanding ini diterapkan. Bahkan pasien di IGD sudah terurai, tidak seperti dulu yang harus antri di IGD sampai belasan pasien. Bahkan terkadang pasien sampai dua hari di IGD, karena ruangan penuh. Namun dari pihak RSU JK sudah melakukan perbaikan trun over kepada pasien dari IGD ke rawat inap.
“Sudah dua bulan ini sudah tidak ada antrian berkepanjangan, sudah ditindak di IGD tidak menunggu lama sudah bisa langsung ke ruangan. Tidak seperti dulu, di laporan pagi saya masih banyak pasien di IGD yang belum masuk ruangan. Tentunya dengan layanan yang lebih cepat lagi bisa trun over pasien bisa lebih baik lagi,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Komite Keperawatan dan Ketua Unit Super Tanding, Ns. Hadransyah S.kep., menambahkan layanan super tanding ini sangat mempermudah dan memperlancar layanan di rumah sakit. karena hal apapun yang terjadi tidak panjang birokrasinya.
“Tetapi kami punya kewenangan yang diserahkan direktur, boleh melakukan hal langsung. misalnya terjadi kebocoran, ada air merembes kami langsung ke bagian perbaikan langsung melakukan pengecekan dan mencari cleaning servicenya,” bebernya. Begitu juga dengan pelayanan tadi, sering kita temukan dulu bisa sampai dua hari pasien menunggu ruangan kosong. ternyata masalahnya simple, ruangan belum bersih.
“Ternyata dengan adanya kami ini, bisa langsung menghubungi bagian kebersihan untuk membersihkan ruangan itu dan bisa dipergunakan. Itulah yang salah satu jadi kendala pelayanan di rawat inap dan IGD.
Menurutnya, layanan super tanding ini merupakan aksi perubahan untuk menindaklanjuti survei kepuasan masyarakat tentang waktu tunggu di rumah sakit masih sangat panjang. Yang diharapkan melalui inovasi RSUD dr.H. Jusuf SK., tersebut, bisa memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di kalimantan utara.(adv)

















