23 Mei 2026

PKB Kaltara Gelar Muswil, Tegaskan Seluruh Kader Tetap Solid Untuk Kepentingan Masyarakat

by

admin

Rajawalikaltara.com

TARAKAN- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa  Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) yang dihadiri langsung oleh Perwakilan Dewan Pimpinan Pusat, Perwakilan Gubernur Kaltara, Walikota Tarakan, perwakilan Partai dan sejumlah tamu undangan lainnya yang digelar p aula hotel Royal Ceown Tarakan, Jumat (5/12/25).

Dalam sambutannya, Ketua PKB Kaltara Herman, menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader dan semua tamu undangan yang telah hadir pada Muswil ini.

“Alhamdulillah pertama saya berterima kasih atas kedatangan teman-teman media pada kebersamaan hari ini, dimana kita bisa bersinergi untuk kepentingan bangsa dan negara,” ujarnya.

Musyawarah ini merupakan event lima tahunan, yang menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur partai PKB, yang memang punya komitmen untuk memperkuat struktur partai.

“Mulai dari DPP, DPW, DPC, dan ranting, bahwa PKB harus terus-menerus melakukan proses kaderisasi, karena tidak akan pernah bisa melakukan penguatan di struktur partai kalau tidak ada kader yang siap. Nah kaderisasi terus dijalankan, berproses dan tentu proses kaderisasi selalu menggunakan pendekatan evolutif sehingga butuh waktu karena kader yang matang itu tidak akan muncul tanpa gemblengan.

Selanjutnya, PKB tetap komitmen untuk mengedepankan kepentingan rakyat dan dalam konstelasi nasional, PKB akan tetap  solid di barisan sebagai upaya mewujudkan apa yang menjadi visi-misi Pak Presiden.

“Saya kira itu yang perlu menjadi catatan kita semua dan khusus Kalimantan Utara, PKB ingin menjadi salah satu faktor yang dominan sebagaimana yang sudah-sudah tetapi lebih dominan lagi agar apa? Agar proses pembangunan di Kaltara betul-betul memiliki keberlanjutan yang konkrit, bagi kepentingan kesehatan masyarakat.

Disisi lain, Herman juga menjelaskan bahwa  kader yang diharapakn untuk menjadi pemimpin di Kaltara, tentu kader yang sudah digembleng dengan alam sosial kultural di Kaltara. Artinya Kader-kader PKB harus diproses oleh lingkungannya, digembleng oleh lingkungannya, sehingga betul-betul menjadi kader yang bisa diterima oleh lingkungannya. Dan kemudian bersama-sama  besar membela rakyat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jadi partai PKB tidak boleh melakukan kaderisasi yang terpisah. Makanya kita selalu memprioritaskan kader-kader terbaik dari daerah setempat. Dimanapun kita selalu memprioritaskan dari kader-kader daerah setempat,” jelasnya.

Dilanjutkannya, PKB tidak pernah melihat event politik itu dari tempat jauh. Tapi selalu dari tempat dekat. Misalnya hari ini kita selalu mengatakan bahwa pemilu itu besok. Jangan mengatakan pemilu masih jauh. Agar politik kehadiran di masyarakat itu tetap ada.

“Politik kehadiran sebenarnya lebih pada bagaimana kemudian kita membersamai rakyat. Nah baru kita bicara elektabilitasnya. Jadi bukan bagaimana elektabilitas, tapi bagaimana kita membersamai rakyat,”imbuhnya.(*)

Related Post

Tinggalkan komentar