Rajawali Kaltara
Rajawalikaltara.com dengan semangat baru, ingin menyajikan informasi-informasi lugas, terpercaya serta lebih akrab dengan masyarakat Kaltara.

Selama Kepemimpinan Irianto, Empat Kali Presiden Jokowi ke Kaltara

0 19

TARAKAN – Momen itu sudah hampir setahun lalu. Tepatnya 19 Desember 2020. Namun hingga kini masih membekas bagi masyarakat Kaltara. Ya, momen kedatangan Presiden RI Joko Widodo, atau yang akrab disapa Jokowi ke Kaltara tahun lalu, begitu berarti bagi warga Kaltara.
Bukan hanya sekali. Tapi sudah 4 kali. Yang keempat kalinya, bahkan Presiden berkunjung hingga ke wilayah perbatasan RI-Malaysia, di Krayan, Nunukan. Ini untuk pertama kalinya, Presiden RI ke daerah tersebut.
Kunjungan pertama Presiden RI ke Kaltara hanya berselang sekitar 2 bulan setelah dilantik. Yaitu di Tarakan dan Sebatik, Nunukan pada 15-16 Desember 2014. Kedatangan Presiden Jokowi kedua di Kaltara dilakukan pada Rabu, 23 Maret 2016. Yaitu untuk meresmikan Bandara Juwata Tarakan. Selanjutnya pada hari Jumat, 6 Oktober 2017 Presiden Jokowi kembali ke Kaltara. Bahkan untuk pertama kalinya dalam sejarah, Jokowi sebagai satu-satunya Presiden yang telah menginjakkan kakinya di Tanjung Selor, Bulungan.
Kedatangan Presiden Jokowi ke Kaltara, tidak dipungkiri atas peran Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie. Dalam beberapa kali kesempatan, Irianto, selalu berupaya menghadirkan pejabat pusat, bahkan Presiden untuk ke Kaltara. Untuk memberikan perhatian ke Kaltara, sebagai provinsi bungsu yang berada di wilayah perbatasan.
“Kaltara merupakan provinsi baru, yang uangnya sedikit. Kaltara memiliki wilayah yang luas, dan berada di perbatasan negara. Untuk itu, kita butuh perhatian penuh Pemerintah Pusat. Dan alhamdulillah, Pusat sangat mendukung. Termasuk Bapak Presiden, dalam beberapa kali bertemu beliau, beliau selalu menanyakan bagaimana Kaltara. Ini menjadi bukti perhatian beliau ke Kaltara,” kata Irianto Lambrie.
Tak hanya diwujudkan dengan berkunjung ke Kaltara, perhatian pusat ke Kaltara juga dibuktikan dengan banyaknya program pembangunan, serta alokasi anggaran yang besar untuk Kaltara. Dukungan dimaksud di antaranya pembangunan infrastruktur jalan, dukungan pembangunan PLTA, pos lintas batas negara, KIPI Tanah Kuning, Kota Baru Mandiri Tanjung Selor dan lainnya.
“Semua mendapat dukungan dari Pusat. Semua mendapat dukungan APBN. Kita patut bersyukur, jika usaha kerja kita selama ini untuk melakukan loby, meyakinkan pusat, lewat program-program yang kita buat, semua mendapat dukungan. Termasuk dukungan pembangunan infrastruktur di perbatasan,” katanya lagi.
Dukungan Presiden terhadap program di Kaltara, salah satunya dukungan pembangunan PLTA Kayan di Kecamatan Peso, Bulungan, Kalimantan Utara.
Presiden bahkan telah meninjau lokasi itu, meski lewat udara pada Kamis (19/12/2019). Presiden terbang dari Bandara Juwata menggunakan heli kepresidenan ditemani sejumlah menteri dan Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie.
“Setelah dari lapangan, setelah beliau (Presiden) melakukan kunjungan dengan heli dari udara, beliau sangat antusias, dan senang karena ada progres dari lapangan,” kata Irianto usai mendampingi presiden di atas Helikopter, Kamis (19/12/2019).
“Presiden berpesan akan memonitor proyek PLTA Kayan Hydro Energy. Bahkan, saat kunjungan udara tadi, beliau minta kepada rombongan untuk diantar ke titik Bendungan II. Itu di luar dari schedule peninjauan beliau,” sambung Irianto ketika itu. (rk2)

Comments
Loading...