Rajawali Kaltara
Rajawalikaltara.com dengan semangat baru, ingin menyajikan informasi-informasi lugas, terpercaya serta lebih akrab dengan masyarakat Kaltara.

Belum Dilirik PAN, Syamsi Sarman: Ikhtiar Politik Saya Belum Berakhir

0 34

WhatsApp Image 2024 05 30 at 19.00.35 1

TARAKAN – Figur Syamsi Sarman tidak menerima rekomendasi dari Partai Amanat Nasional (PAN) dalam rangka proses penjaringan di Pilkada Tarakan. Padahal sebelumnya Syamsi Sarman melalui tim relawan telah mengikuti proses pendaftaran penjaringan hingga pengembalian formulir.

Komunikasi terakhir Syamsi Sarman dengan pengurus DPD PAN Tarakan, ialah pada saat menerima undangan Rakornas DPP PAN. Namun pada saat itu Syamsi memang akui berhalangan hadir karena ada agenda lain.

“Terkait dengan undangan rakornas itu aja komunikasi terkahir, yang memang saya tidak bisa hadir karena ada kegiatan di tempat lain. Ada pernyataan dari DPD PAN ya, bahwa kehadiran itu menjadi salah satu syarat, saya tidak ngerti kalau sampai seperti itu. Walaupun memang saya tahu itu dijelaskan wajib ya (rakornas). Saya juga tulis pernyataan siap hadir, tapi memang pada hari H saya ada tugas dan berhalangan untuk sampai di lokasi,” terang Syamsi Sarman.

Ihwal sikap politik Syamsi saat ini yang masih belum lakukan sowan ke beberapa parpol, diakui karena statusnya sebagai ASN. Dalam proses penjaringan di PAN, seluruh berkas dan dokumen diurus melalui tim relawannya.

“Saya dari awal memang pada posisi yang pasif. Pertama karena saya didorong, diusulkan dari teman-teman Muhammadiyah, merekomendasikan untuk maju ke Pilkada. Saya sendiri masih ASN tentu tidak bisa secara langsung melakukan kegiatan yang bersifat politik,” kata Syamsi.

Beberapa pertanyaan pun muncul dari beberapa akar rumput, khususnya kader dan warga Muhammadiyah terkait figur Syamsi yang tidak mendapatkan rekomendasi PAN. Kendati tidak mendapat rekomendasi PAN, ikhtiar politik Syamsi di Pilkada belum berakhir.

“Kalau pertanyaan ada, kenapa kok tidak saya yang direkom. Direkom atau tidak, posisi saya hanya menunggu pinangan dari 01. Karena kalau dipinang 01 tidak harus dari partai politik kan, tidak harus direkom atau tidak direkom. Jadi buat saya tidak ada masalah, mau direkom PAN atau tidak, buat saya tidak masalah,” ungkapnya.

Dalam beberapa waktu belakangan, Syamsi menyebut sejumlah figur telah melakukan penjajakan dan komunikasi. Hal itu terkait kemungkinan bekerjasama untuk berpasangan dalam Pilkada Tarakan.

“Beberapa figur seperti itu, bahkan sampai kemarin pun ada yang datang ke saya menjajaki kemungkinan saya tetap maju dengan pasangan tertentu. Kalau dibilang peluang, ya saya ikutin saja sampai di mana. Tentu saya punya hak politik, punya hak untuk menerima pinangan dan menolak pinangan itu. Karena saya juga punya syarat yang saya pakai,” kata Syamsi. (*)

Comments
Loading...