Rajawali Kaltara
Rajawalikaltara.com dengan semangat baru, ingin menyajikan informasi-informasi lugas, terpercaya serta lebih akrab dengan masyarakat Kaltara.

KETUA MPR COBA KAPAH KHAS TARAKAN

Kunjungi Pantai Amal dan Berikan Penghargaan Kepada Nelayan

0 155

TARAKAN, rajawalikaltara.com – Kedatangan Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR RI), Zulkifli Hasan sempat menarik perhatian warga Jalan Amal Lama, Kelurahan Pantai Amal. Selain menyempatkan bersantap kuliner khas Tarakan, sekitar pukul 15.00 Wita, dirinya juga menjumpai nelayan di daerah tersebut.

Dari pantauan Rajawali Kaltara, Zulkifli Hasan yang juga menjabat ketum Partai Amanat Nasional (PAN) ini, selain berjumpa nelayan, dirinya juga memberikan penghargaan bagi warga serta tokoh nelayan yang ada di Tarakan. Apresiasi tersebut diberikan karena warga atau tokoh nelayan tersebut telah berperan aktif bagi perkembangan kota Tarakan terutama di sektor perikanan.

Pada lawatannya tersebut, Ketua MPR RI menyempatkan diri untuk menyantap hidangan kapah atau kerang khas Tarakan. Zulkifli Hasan yang sudah lima kali berkunjung ke Tarakan ini mengaku, baru kali ini merasakan sensasi kuliner khas Tarakan tersebut. Selain kapah, politikus yang akrab disapa Bang Zul ini juga merasakan kenikmatan sambal khas di warung makan Haji Santa di Amal Lama layaknya sambal khas di Pekanbaru. “Tadi makan udang, ikan bakar rasanya enak sekali,” katanya usai menyerahkan penghargaan kepada nelayan, Minggu (4/2).

Saat disinggung terkait potensi Pantai Amal yang bisa menjadi potensi wisata, pria yang pernah menjabat Menteri Kehutanan di era pemerintahan SBY ini menjelaskan, jika dikelola dengan baik, Pantai Amal akan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan Utara. “Lihat saja tempatnya bagus sekali, tidak kalah dengan di daerah-daerah lain,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata dia, objek wisata yang terbilang baru ini bisa diatur dengan tata ruang yang baik. Jika sudah dibangun area wisata, nantinya akan sulit untuk di tata kembali. “Sehingga nanti Tarakan bisa menjadi wisata unggulan untuk Kalimantan dan Indonesia,” jelas Zulkifli.

Saat ditanyai ketertarikan investor untuk membangun area wisata di Tarakan, ia mengakui akan butuh waktu untuk meyakinkan investor. “Ya, karena ini baru makanya akan butuh waktu,” pungkasnya.(rk1)

Comments
Loading...