Rajawali Kaltara
Rajawalikaltara.com dengan semangat baru, ingin menyajikan informasi-informasi lugas, terpercaya serta lebih akrab dengan masyarakat Kaltara.

Pemancangan Selesai, Pembangunan Gedung Setprov Kaltara Dilanjutkan Pondasi

0 63

TANJUNG SELOR, rajawalikaltara.com – Pembangunan gedung kantor Sekretariat Provinsi (Setprov) Kalimantan Utara (Kaltara) yang berlokasi di Jl Kolonel Soetadji, Tanjung Selor (eks kantor Gubernur Lama) tahun ini kembali dilanjutkan. Tahapan yang akan dikerjakan, yakni pembangunan struktur pondasi.

Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara, Sudjadi mengungkapkan, bangunan Gedung Sekretariat Pemerintah Provinsi (Pemprov), yang nantinya juga akan difungsikan sebagai Kantor Gubernur itu, telah memasuki pengerjaan tahap kelima.

Saat ini, kata Sudjadi, prosesnya sudah masuk pada tahap persiapan dokumen lelang. “Tahun ini, kita laksanakan pekerjaan struktur pondasi. Di antaranya, dilaksanakan  bore pile untuk dinding penahan tanah atau yang kita sebut dengan pekerjaan soldier pile,” terang Sudjadi.

Diungkapkan, saat ini tim DPUPR-Perkim masih melakukan persiapan dokumen lelang. Termasuk penyusunan HPS atau Harga Perkiraan Sendiri yang digunakan untuk perhitungan biaya atas pekerjaan/jasa. Ini sesuai dengan syarat-syarat yang ditentukan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa.

“Kita masih dalam tahap penyusunan HPS. Mengenai alokasi biaya pekerjaan nanti akan kita sesuaikan dengan anggaran yang ada,” unggap Sudjadi. Ditambahkan, bangunan ini nantinya memiliki dua lantai basement untuk pemenuhan fasilitas areal parkir kendaraan.

Sebagai informasi, pada tahap sebelumnya pembangunan gedung Sekretariat Provinsi dilakukan pengerjaan pengadaan tiang pancang beserta pemasangannya. Kegiatan dengan alokasi anggaran sebesar Rp 46 miliar itu, kini sudah 100 persen selesai dikerjakan.

Untuk diketahui, proyek pembangunan gedung kantor ini tidak dikerjakan secara kontrak multiyears atau tahun jamak, tetapi dikerjakan secara parsial.(humas)

Comments
Loading...