Rajawali Kaltara
Rajawalikaltara.com dengan semangat baru, ingin menyajikan informasi-informasi lugas, terpercaya serta lebih akrab dengan masyarakat Kaltara.

Tidak Ada Unsur Peledak Ditemukan, Polres Siap hadirkan Dokter Spesialis Jiwa

0 36

 

Konferensi Pers yang disampaikan oleh Wakapolres Kompol Ariantony Bangalino, Selasa (17/01/23). Sumber Gambar : Rajawalikaltara.com

Rajawalikaltara.com, Tarakan – Akhir nya terungkap sudah misteri kenderaan roda dua beserta koper dan juga Kardus bewarna coklat yang diduga berisikan peledak atau Bom tersebut yang sempat menghebohkan masyarakat Tarakan, Pihak kepolisian dengan sigap mengamankan pelaku yang di duga mencoba untuk melakukan tindakan pengancaman Bom didepan Mako Polres Tarakan pada Selasa siang (17/01/23).

Kronologis kejadian tersebut bermula saat pelaku berisinial AS mencoba memasuki wilayah hukum Mako Polres dengan mengunakan sebuah sepeda motor merk Honda Blade dengan nopol KT 4119 FY dengan membawa paket berupa bungkusan kecil berwarna coklat dan sebuah tas koper kemudian mencoba memasuki wilayah penjagaan SPKT kemudian dari pelaku mengeluarkan kata-kata memaki petugas sambil meneriakkan kata Jihad dan meminta untuk di tembak serta mengancam akan meledak kan Polres Tarakan, Kemudian setelah itu pelaku tersebut keluar dari polres Tarakan dan menaruh motor nya di samping kiri pagar lalu yang bersangkutan menghilang lari kembali kerumah nya.

setelah ada nya kejadian tersebut pihak kepolisian menutup akses bagi kenderaan yang hendak ingin melakukan pemutaran arah tepat di depan gerbang Utama masuk Mako Polres Tarakan

“lalu kemudian kami mengambil langkah – langkah tersebut untuk memasang garis polisi dari radius beberapa meter sehingga memberikan rasa aman Terhadap masyarakat mengingat didepan polres Tarakan merupakan wilayah padat lalu lintas “, Pungkas Kompol Ariantony Bangalino.

 

AS Pemilik dari kenderaan misterius tersebut tercatat sebagai warga kampung 1, Pihak kepolisian mendapatkan laporan tersebut langsung pengakuan dari keluarga pelaku

” Mertua dari pelaku melapor kepada kami (Polres) Bahwa benar itu adalah kenderaan milik dari menantu nya “, Ujar Kapolres yang dalam hal ini melalui Wakapolres Tarakan Kompol Ariantony Bangalino saat melakukan konferensi pers dengan awak media.

pelaku saat ini masih diamankan dipolres Tarakan untuk dilakukan keterangan lebih lanjut serta pengawasan, Polres Tarakan akan bekerjasama dengan dokter Spesialis Jiwa untuk memastikan bahwa pelaku apakah benar-benar mengindap gangguan jiwa atau tidak.

Barang Bukti berupa Pakaian dan Buah Cempedak yang di duga berisikan peledak didalam sebuah kardus dan koper Milik AS, Sumber Gambar: Rajawalikaltara.com

Namun dengan bukti yang ada bahwa pelaku masih dalam proses pengobatan hal itu terlihat saat Kompol Ariantony Bangalino memperlihatkan Surat keterangan kontrol untuk berobat

“berdasarkan surat keterangan dokter pelaku diagnosa mengidap gangguan jiwa jenis Skizofrenia atau gangguan ingatan dan dianjurkan kembali pada Februari mendatang “, Ujar nya.

Dari pihak keluarga mengatakan bahwa AS sempat berpergian ke luar Tarakan selang beberapa hari kemudian kembali lagi namun tidak terjadi apa – apa

“Biasa saja balik ke rumah ambil barang untuk kembali ke pelabuhan,karena AS bekerja sebagai ABK disalah satu kapal, Setelah itu pihak keluarga mendapatkan informasi bahwa AS sudah berada di Polres”, Ungkap nya.(RJK)

 

 

 

Comments
Loading...