Rajawali Kaltara
Rajawalikaltara.com dengan semangat baru, ingin menyajikan informasi-informasi lugas, terpercaya serta lebih akrab dengan masyarakat Kaltara.

BAWASLU Tegas Tolak Politik Uang Dan Politisasi Sara

0 136

TARAKAN, rajawalikaltara.com – Agenda pemilihan kepala daerah (Pilkada) dari Komisi Pemilihan Umum (Tarakan) kembali berjalan. Kali ini, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Tarakan melaksanakan deklarasi tolak dan lawan politik uang serta politisasi sara dilakukan bersama keempat pasangan calon (paslon) Walikota Tarakan, Rabu (14/2).

Berdasarkan pantauan rajawali kaltara, keempat paslon juga menandatangani serta mengecap tangan sebagai tanda deklarasi tolak politik uang.

Sesuai dengan nomor urutnya, paslon Umi Suhartini-Mahrudin Mado membuat tanda penolakan politik uang dengan warna hijau di telapak tangan masing-masing serta dibubuhi tanda tangan. Kedua, paslon Khairul-Effendhi Djufrianto membubuhkan tanda penolakan dengan warna biru.

Ketiga, paslon Badrun-Ince A Rifai meletakkan tanda penolakan dengan warna merah dan kuning. Serta yang terakhir, paslon Sofian Raga-Sabar Santuso berbagai warna mulai dari kuning dan biru.

Bukan hanya paslon yang memberikan tanda penolakan tersebut, Bawaslu Kaltara, Bawaslu Tarakan, KPU Kaltara, KPU Tarakan, serta aparat penegak hukum di Tarakan. Ada lagi, setiap pengurus partai juga melakukan hal yang sama.

“Kita tidak boleh menyuruh suku ini harus memilih (paslon) ini. Biarlah ini tidak menjadi konsumsi publik,” tegas Ketua KPU Tarakan, Teguh Dwi Subagyo di sela-sela kegiatan tersebut.(rk1)

Comments
Loading...