Rajawali Kaltara
Rajawalikaltara.com dengan semangat baru, ingin menyajikan informasi-informasi lugas, terpercaya serta lebih akrab dengan masyarakat Kaltara.

Bawaslu Kaltara Ajak Masyarakat Awasi Pilkada

0 131

TARAKAN, rajawalikaltara.com – Bisa dikatakan, money politic (politik uang) sudah mewabah dari tingkat pusat hingga ke daerah. Parahnya lagi, isu SARA juga turut dilakukan oleh oknum demi menyerang pasangan calon (paslon) lain. Itu juga yang sebelumnya terjadi di Indonesia.

Menanggapi hal ini, Ketua Bawaslu Kaltara, Siti Nuhriyati mengaku Bawaslu RI telah menginstruksikan untuk melakukan Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA dalam Pilkada serentak ini

“Bukan hanya Tarakan yang terlibat (politik uang), dalam pemilu skala nasional ini sudah menjadi momok bagi kami sebagai penyelenggara,” ungkapnya usai Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA, di Graha KNPI, Rabu (14/2).

Dijelaskan Siti, politik uang telah menjadi ajang yang paling ditunggu masyarakat di setiap perhelatan pemilu, baik itu pemilihan kepala daerah, legislatif hingga tingkat nasional sekalipun. Maka dari itu, dengan adanya kegiatan yang dihadiri oleh 4 (empat) paslon Walikota dan Wakil Walikota Tarakan ini, diharapkan hal seperti itu dapat dicegah sejak dini. Dia juga menampik terkait adanya politik uang yang tidak dapat diselesaikan oleh Bawaslu Kaltara dan Tarakan.

“Perlu kami garis bawahi, Bawaslu RI sampai pengawas tingkat Desa tidak menutup mata terhadap semua tahapan Pemilu,” tegas Siti.

Ia juga mencontohkan, adanya pelanggaran pemilu yang terjadi di Pilgub Kaltara tahun 2015. Bawaslu Kaltara sudah melakukan pemeriksaan hingga memanggil saksi. Namun, saksi yang datang tidak memberikan fakta yang mendukung sehingga hal tersebut tidak dapat diteruskan lebih lanjut. Ditambah lagi dengan adanya saksi yang enggan untuk memberikan klarifikasi.

“Ini kan tahap awal untuk memberikan pemahaman. Ini (Pilkada) tidak hanya menjadi kewenangan penyelenggaranya saja, melainkan juga semua elemen masyarakat Tarakan. Kalau merasa melihat, silahkan dilaporkan dan jangan takut untuk menjadi saksi,” pungkas wanita berhijab ini.(rk1)

Comments
Loading...