Rajawali Kaltara
Rajawalikaltara.com dengan semangat baru, ingin menyajikan informasi-informasi lugas, terpercaya serta lebih akrab dengan masyarakat Kaltara.

PEMOHON BANTUAN PENDIDIKAN MEMBLUDAK, INI PENJELASAN BAZNAS

0 253

RajawaliKaltara.com, Tarakan – Baznas Tarakan melaksanakan program bantuan pendidikan kepada siswa baru dengan kategori masyarakat miskin dan tidak mampu. Baru dibuka dua hari pendaftaran yakni Senin-Selasa (11-12/07/23) kuota 600 siswa langsung ludes.

Hal itu di ditanggapi oleh Syamsi Sarman menurut nya permintaan cukup banyak sehingga pihak nya menutup untuk sementara waktu.

“Sudah kami buka tambahan menjadi 900 bahkan mungkin sampai 1.000 karena permintaan terus bertambah. Dan terpaksa sementara kami tutup dulu,” ujar Kepala Pelaksana Baznas Tarakan Syamsi Sarman.

Baznas Tarakan Sendiri akan mendata seluruh peserta yang layak menerima bantuan tersebut, sehingga Nanti nya tim lapangan akan turun melakukan survei.

“Jika dari hasil home visit atau survey lapangan ternyata ditemukan pendaftar yang tidak layak menerima alias bukan masuk kategori miskin tentu akan kami gugurkan dan bisa diganti dengan pendaftar tambahan lainnya,” jelas Syamsi.

Ditanya soal membludaknya masyarakat yang datang ke Baznas, Syamsi mengatakan adalah karena ketidaktahuan mereka terhadap bantuan lain yang bersumber dari Dinas Pendidikan Pemkot Tarakan.

“Sebetulnya ada program tahunan beasiswa dari Walikota yang akan disalurkan untuk siswa baru dengan kategori miskin atau tidak mampu. Dan itu jumlahnya lebih besar dua kali lipat dari bantuan Baznas yaitu satu juta per siswa untuk seribu siswa miskin. Beasiswa ini disalurkan oleh Dinas Pendidikan berdasarkan pendataan dari sekolah-sekolah. Jadi, silahkan saja warga yang masuk kategori miskin memasukan data putera-puterinya melalui sekolah masing-masing. Nanti yang tidak dapat beasiswa Walikota itu barulah dibantu oleh Baznas”, Pungkas Syamsi.

IMG 20230711 WA0062
Sejumlah Pendaftar mendatangi Kantor Badan Amil Zakat (Basnaz Tarakan).

Adapun jumlah yang akan di dapatkan oleh setiap siswa nya itu beragam mulai dari Rp. 350 ribu hingga Rp. 500 ribu rupiah per siswa serta akan di lihat dari jenjang sekolah nya.

“Untuk bantuan Baznas sendiri secara tunai antara 350 sampai 500 ribu Rupiah per siswa sesuai jenjang sekolahnya. Untuk menghindari penerima bantuan yang dobel, disepakati beasiswa Walikota dulu yang disalurkan, barulah penyaluran bantuan Baznas, tentunya setelah dilakukan sinkronisasi data,” ulas Syamsi. “Waktunya belum bisa dipastikan menunggu konfirmasi Dinas Pendidikan,” Tutup Pria yang juga menjabat Ketua Dari PW Muhammadiyah kaltara.

Comments
Loading...