Rajawali Kaltara
Rajawalikaltara.com dengan semangat baru, ingin menyajikan informasi-informasi lugas, terpercaya serta lebih akrab dengan masyarakat Kaltara.

Musywil Berakhir Sukes, Berikut Ketua dan Sekretaris PW Pemuda Muhammadiyah Kaltara

0 30

Rajawalikaltara.com, Tarakan – Musyawarah Wilayah (Musywil) III Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Utara berakhir klimaks Sabtu malam (4/5).

Melalui musyawarah yang digelar di Gedung Serbaguna Pemkot Tarakan tersebut, musyawirin (peserta Musywil) berhasil memilih Ketua dan Sekretaris terpilih Pemuda Muhammadiyah Kaltara periode 2023-2027.

Pemilihan formatur dimulai pukul 17.00 dan berakhir pukul 18.00. Pemilihan formatur dilakukan dengan menggunakan menggunakan e-vote. Sebanyak 60 pemilh menggunakan hak pilihnya dengan memasukkan token yang diberikan pihak panitia pemilihan. Masing-masing pemilih memilih 11 calon formatur.

Sebanyak 11 formatur terpilih berdasar hasil e-vote tersebut. Mereka adalah Asnawir (55 Suara), Abdul Haris (53 Suara), Harjo Solaika (51 Suara), Achmad Hikmatyar Haqiqi (47 Suara), Burhanuddin (46 Suara), Arief Rahman Hakim (41 Suara), Akhmad Junaidi (38 Suara), Juanda (36 Suara), Idul Adha (36 Suara), Aslan (35 Suara) danAhmad Imam Ma’arif (33 Suara).

Selanjutnya, sebanyak 11 formatur terpilih melaksanakan rapat guna menentukan ketua, dan sekretaris PW Pemuda Muhammadiyah Kaltara periode 2023-2027.

Dalam proses rapat formatur yang dipimpin oleh Asnawir sebagai ketua formatur terpilih sangat berjalan alot namun penuh dengan keteduhan. Sebagai ketua formatur terpilih, dia menyerahkan sepenuhnya kepada setiap anggota formatur untuk menyampaikan harapan dan pilihannya secara bergiliran agar memilih ketua PW Pemuda Muhammadiyah Kaltara tanpa memandang perolehan suara terbanyak. Sekedar untuk diketahui, bahwa sudah menjadi tradisi di Persyarikatan Muhammadiyah termasuk Pemuda Muhammadiyah dan Organisasi Otonom (ortom) lainnya, pemilihan Ketua dan Sekretaris dipilih dan disepakati bersama di rapat formatur terpilih.

 

Setelah berjalan hampir 1 jam, mereka akhirnya bersepakat menetapkan Asnawir sebagai Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Kaltara, sedangkan posisi sekretaris dipercayakan pada Burhanuddin.

b3a62e0149cb440e9021adaf4c0349a7

Asnawir sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua (DANWIL) KOKAM dan SAR PW Pemuda Muhammadiyah Kaltara. Sedangkan Burhanuddin merupakan Wakil Ketua Ekonomi dan Kewirausahaan PW Pemuda Muhammadiyah Kaltara.

Burhanuddin yang juga ketua Panlih, membenarkan Asnawir terpilih sebagai ketua PW Pemuda Muhammadiyah Kaltara periode 2023-2027.

“Alhamdulillah, proses rapat formatur sudah selesai, walau memang tadi cukup alot rapatnya, karena kanda Asnawir sempat menolak untuk menjadi ketua, namun kami telah bersepakat Kanda Asnawir untuk memimpin PW Pemuda Muhammadiyah Kaltara, dan selanjutnya akan ada rapat lanjutan untuk melengkapi kepengurusan yang ada sampai 14 hari kedepan,” ujarnya kemarin (4/5).

Di sisi lain, Burhan mengaku bangga melihat proses Musyawarah Wilayah kali ini karena berbeda dengan musywil sebelumnya baik dari proses persidangan, pemilihan formatur dan calon ketua, hingga antusias kehadiran para peserta musyawarah baik unsur anggota pimpinan wilayah, daerah hingga cabang serta dihadiri oleh PP Pemuda Muhammadiyah.

“Musywil kali ini agak berbeda dengan musywil sebelumnya, apalagi dalam proses musywil kami telah menyusun program kerja, rekomendasi dan pemilihan dengan mengimplementasikan 4 pilar pemuda negarawan yang melekat dalam organisasi kami” akunya.

Asnawir yang terpilih sebagai ketua PW Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Utara periode 2023-2027 dalam sambutannya bahwa PW PM Kaltara periode kedepannya akan berusaha melaksanakan amanat musywil dalam 4 tahun ke depan secara bersama-sama. Apalagi pasca Muywil ini, dihadapkan pada konteks keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan semesta yang kompleks, baik di ranah nasional, regional, dan global khususnya pada tahun ini dalam menyambut pilkada di kaltara. Sehingga diperlukan kerja tersistem dan terintegrasi dari Pimpinan disertai pendekatan proaktif-konstruktif (lil muwajahah), bukan pendekatan reaktif-konfrontatif (lil mu’aradhah). Kepemimpinan menegakkan nilai-nilai agama tidak bisa dogmatis, perlu transformasi nilai dan proses dialog.

“Kami optimis PW PM Kaltara periode kedepan mampu melaksanakan amanat musywil, mengingat selama ini Pemuda Muhammadiyah menjadi kuat karena sumber daya manusia, taat sistem dan sikap amanah terhadap tanggungjawab yang melahirkan trust (kepercayaan) dari berbagai kalangan masyarakat dengan tetap menekankan tiga etos bekerja yaitu kata sejalan tindakan, sedikit bicara banyak kerja, “lisanul-hal afsahu min lisanul-maqal” (perbuatan lebih absah dibanding retorika)” ujar Asnawir yang juga Wakil Rektor 1 INSTEKMU Tarakan

Di Muhammadiyah sudah memiliki tradisi besar sebagai organisasi modern seperti tertib organisasi, taat asas, good governance yang dipandu dengan kerangka berpikir tajdid, ghirah, dan ruh keikhlasan yang teruji. Proses inilah yang harus ditempuh dengan kekuatan intelektualitas dan moralitas agar Pemuda Muhammadiyah tumbuh besar karena komitmen dari keikhlasan seluruh pegiatnya dari ranting sampai pusat. Kader Pemuda Muhammadiyah hendaknya siap jadi pemimpin di level mana pun, termasuk Pemuda Muhammadiyah tak boleh apatis terhadap politik, sebaliknya harus terlibat aktif sebagaimana tertuang dalam rekomendasi musywil dan empat pilar pemuda negarawan sebagai gerakan Pemuda Muhammadiyah.

“Jika semua hal di atas mampu dilakukan bersama-sama dari semua komponen di Muhammadiyah bahkan ortom yang lain dan juga Amal Usaha Muhammadiyah, kami yakin berbagai modal dan capaian yang telah dimiliki, maka kader Pemuda Muhammadiyah akan mengalami akselerasi dan ke depan kita bisa meraih sesuai tagline yang diusung pada muswil kali ini yaitu Pemuda Negarawan, Harmoni Majukan Kaltara” tutupnya.

Sementara itu, Anderyan Noor selaku PP Pemuda Muhammadiyah yang menghadiri acara musywil mengatakan dalam sambutannya, PWPM Kaltara memiliki kultur organisasi yang kuat. Setiap periode kepemimpinan PWPM Kaltara selalu meninggalkan warisan-warisan yang baik.

“Dan warisan yang paling berharga bagi sebuah organisasi adalah integritas. Ini yang harus dilanjutkan oleh kepemimpinan yang terpilih. Kami ucapkan selamat, dan kami percaya dan optimis dengan ketua PWPM Kaltara dan pengurus lainnya yang terpilih, akan mampu melahirkan kader pemuda yang negarawan menuju harmoni memajukan Kalimantan Utara” kata Andryan Noor yang dilanjutkan dengan menutup Musywil III Pemuda Muhammadiyah Kaltara.

Comments
Loading...