Rajawali Kaltara
Rajawalikaltara.com dengan semangat baru, ingin menyajikan informasi-informasi lugas, terpercaya serta lebih akrab dengan masyarakat Kaltara.

Tanggapi Peluang Komposisi Zainal – Ingkong, Ibnu Saud: Mantap

0 15

WhatsApp Image 2024 05 30 at 15.53.13

TARAKAN – Peluang komposisi pasangan Zainal Arifin Paliwang dan Ingkong Ala dalam kontestasi Pilkada Kaltara 2024 kian menguat. Dalam beberapa kesempatan, keduanya kerap muncul bersama di ruang publik.

Ingkong Ala saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Bulungan, sekaligus ketua DPW Hanura Kaltara. Figur Ingkong mulai dilirik unuk bergabung bersama Zainal dalam menghadapi Pilgub Kaltara 2024. Menanggapi hal itu, Ketua DPD Gerindra Kaltara, Ibnu Saud Is, menyerahkan sepenuhnya soal keputusan menggandeng Calon Wakil Gubernur kepada Zainal Arifin Paliwang.

“Orang yang dibutuhkan dalam kaitan Pilgub itu kan pasti yang bersangkutan, dalam hal ini pak Zainal Arifin Paliwang. DPD Gerindra ini menyerahkan hal itu kepada pak Zainal. Kalau merasa cocok, kenapa tidak. Beliau (Ingkong) juga kan pimpinan partai, sangat terbuka. Sekarang ini kalau pertanyaannya apa respons dari Gerindra? kita menyambut baik lah semua tokoh yang mungkin untuk berpasangan dengan pak Zainal,” terang Ibnu.

Komunikasi dengan Ingkong maupun Hanura, diakui Ibnu memang berjalan cukup baik. Secara personal, Ibnu mengatakan, hubungan pribadinya dengan Ingkong sudah terbangun sejak masih sama-sama duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Kaltara.

“Kalau komunikasi baik. Hubungan saya pribadi dengan pak Ingkong baik, sama-sama dulu waktu di DPRD Kaltara,” kata Ibnu.

Ihwal penentuan calon Wakil Gubernur Zainal Arifin Paliwang, Gerindra juga tak mematok kriteria khusus. Bagi Ibnu Saud, seluruh warga negara yang memiliki hak politik dan memenuhi kriteria perundangan, berpeluang untuk menjadi pasangan Zainal Arifin Paliwang di Pilgub Kaltara.

“Kita tidak ada kriteria tertentu, yang penting dia memenuhi ketentuan perundangan, sehat wal afiat. Lebih kepada taste si calon, dalam kaitan ini kan taste pak Zainal, seleranya seperti apa. Karena ini kan kaitan dengan chemistry ketika nanti berhasil memenangkan kontestasi. Kita menghindari kejadian seperti yang sedang terjadi, misalnya utuh diluar ternyata ada retak di dalam,” jelas Ibnu.

Ditanya soal pertemuan Zainal dan Ingkong di Tarakan beberapa waktu lalu, Ibnu masih enggan berbicara banyak. Ia hanya menjelaskan pertemuan itu tak disengaja, dan ia kebetulan datang dan langsung bertemu dengan dua figur tersebut.

“Itu kan kebetulan saya datang, beliau ada di sana sebagai Gubernur, ada juga Wakil Bupati Bulungan. Saya tidak tahu apa yang berlangsung, saya sendiri datang ketemu saja. Pasti ada lah dalam seloroh kita bagaimana soal Pilgub ini. Saya ditanya (Pak Zainal) bagaimana kalau sama yang ini (Pak Ingkong), saya bilang mantap,” kata Ibnu.

Sementara itu SK B1-KWK dari Gerindra kepada Zainal akan diputuskan setelah DPD Gerindra Kaltara mengeluarkan rekomendasi. Hal itu masih menunggu keputusan Zainal Arifin Paliwang untuk menentukan nama calon Wakil Gubernur.

“Kalau keluarnya SK dari DPP kapanpun bisa terjadi. Apa syaratnya? ya harus ada pasangan, harus ada rekomendasi dari DPD. Tapi saya belum tandatangan rekomendasi DPD karena belum ada pasangan, kalau misalnya pasangannya sudah ada terus kita kirim (rekomendasi) besok, paling 1 atau 2 hari,” pungkas Ibnu. (*)

Comments
Loading...