Rajawali Kaltara
Rajawalikaltara.com dengan semangat baru, ingin menyajikan informasi-informasi lugas, terpercaya serta lebih akrab dengan masyarakat Kaltara.

Program MAPAN hingga Langkah Irianto-Irwan Tingkatkan Ekonomi Kaltara

Tanpa Teks, IRAW Kuasai Debat Terakhir Pilgub Kaltara

0 118

TANJUNG SELOR – Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil gubernur Kalimantan Utara, nomor urut 2, Iranto Lambrie-Irwan Sabri atau yang lebih dikenal dengan akronim IRAW telah menyiapkan sejumlah program terkait ekonomi, hingga pembangunan infrastruktur yang dapat meningkatkan daerah Kalimantan Utara.

Demikian disampaikan pada debat publik terakhir Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kaltara, Senin (30/11/2020) malam ini.

Pembangunan pembangkit listrik tenaga air di Sungai Kayan, Sungai Mentarang dan sungai-sungai lainnya akan dilanjutkan dan melakukan pembangunan yang dapat menunjang perekonomian. Antara lain Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) di Tanah Kuning, Bulungan. Tak terkecuali meningkat ekonomi masyarakat, lewat berbagai bantuan, permodalan dan pelatihan-pelatihan.

“Pengembangan bandara, sungai, dermaga prasarana jalan dan jembatan, pasar tradisional dan modern, peningkatan eskpor kelautan dan perikanan, pertanian pangan dan perkebunan, serta komoditas nonmigas lainnya,” ujar Irianto, dalam Debat Pilgub Provinsi Kalimantan Utara yang disiarkan di Metro TV, Senin (30/11/2020).
Petahana ini juga akan melakukan upaya pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) serta koperasi, kelompok petani dan nelayan. Mendorong investasi pemerintah, swasta dan asing dalam membuka lapangan pekerjaan.
Ia juga akan berupaya terus menurunkan angka pengangguran dan angka kemiskinan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.
Di sektor pertanian akan ditingkatkan dan memperluas program intensifikasi dan esktensifikasi pertanian melalui budi daya berkelanjutan. Termasuk pemberian pupuk bersubsidi. Lalu sejumlah petani akan mendapat pelatihan. “Sektor pertanian akan menjadi salah satu unsur penting program MAPAN, Masyarakat Pintar dan Mandiri,” tuturnya.
Sektor energi, pasangan yang akrab disingkat IRAW akan meningkatkan jumlah daerah yang mendapat penyaluran listrik selama 24 jam. Kondisi tersebut masih ditemukan di desa-desa terpencil, terisolasi, dan terluar yang selama ini sudah dilaksanakan.
Kondisi serupa juga akan diterapkan untuk memperluas subsidi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah pendalaman dan perbatasan. “Dalam rangka pengembangan wilayah perbatasan akan melanjutkan dan mendorong terwujudnya pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Sei Pancang di Sebatik dan Long Midang di Krayan, dan lainnya,” sebutnya.
Selanjutnya pembangunan peningkatan serta pemeliharaan terhadap sarana dan prasaran jalan dan jembatan. Demikian pula terhadap perhubungan udara di wilayah perbatasan.
“IRAW berkomitmen menyelenggarakan pengelolaan lingkungan hidup secara bijak dan lestari melalui program berawasan lingkungan, mengurangi dan menurunkan emisi gas,” kata Irianto.
Sementara itu, dalam debat kali ini berbeda dari debat sebelumnya. Di mana aturannya, saat menjawab pertanyaan pasangan calon tidak boleh melihat teks.
Dari pantuan, terlihat jelas pasangan IRAW paling menguasai. Kedua pasangan lain, beberapa kali ditegur moderator karena melihat teks. Sementara IRAW menjelaskan dengan disertai data-data dan aturan tanpa melihat teks atau catatan. (*/rk2)

Comments
Loading...