Rajawali Kaltara
Rajawalikaltara.com dengan semangat baru, ingin menyajikan informasi-informasi lugas, terpercaya serta lebih akrab dengan masyarakat Kaltara.

Distribusi Parkir Tak Capai Target, Perumda Aneka Usaha Tingkatkan Upaya Pencapaian Ditahun 2023

0 140
Mappa Panglima Banding, Dirut Perumda Aneka Usaha, (24/01/23).Sumber Gambar: Rajawalikaltara.com

Rajawalikaltara.com, Tarakan – Perusahan umum daerah (Perumda) yakni Aneka Usaha menyampaikan hasil pendapatan mereka selama menjalankan bisnis nya di tahun 2022 Hal itu disampaikan langsung oleh Dirut Perumda Aneka Usaha, Selasa (24/01/23).

“Mohon maaf kami cuma bisa mencapai Rp 719.925.733. Artinya kami cuma bisa mencapai 44 persen dari target yang kami canangkan 1,6 miliar,” ujar beliau Saat ditemui awak media.

Perusahaan Berplat Merah milik pemerintah tersebut hanya mampu menyetor Rp. 700 Juta lebih ke kas pemerintah dari target yakni 1,6 Milliar, Pihak Perumda menduga ada nya kebocoran data informasi serta beberapa petugas parkir ada yang masih belum resmi terdaftar di perumda Aneka Usaha sampai saat ini.

 

“salah satunya itu, memang tidak bisa kita pungkiri ada petugas-petugas parkir yang tidak resmi atau ada juga yang resmi tapi tidak menyetor semua hasil pemungutannya,” ungkapnya.

 

Meskipun demikian pihak perumda menduga ada nya hasil uang parkir yang tidak sampai ke pihak mereka dari beberapa petugas parkir yang ada alias masuk ke kantong pribadi.

 

dari informasi yang didapat bahwa ada beberapa dari petugas parkir yang sudah dikenakan sanksi berupa pemutusan hubungan kerja atau kontrak nya dicabut

 

“Sudah ada yang kami keluarkan yah jumlah nya diatas 20an orang, Kami tidak main-main terhadap petugas parkir yang nakal,bahkan tidak mentaati aturan yang ada salah satu nya Petugas Parkir tidak memberikan karcis yang telah diberikan pihak kami dan hal ini lah yang masuk ke kantong mereka, Ujar mappa.

 

Dari lahan parkir yang di kelolah oleh pihak perumda Aneka Usaha sendiri terdiri dari beberapa bahu jalan hingga area sekitar bahu jalan.

 

 

Mappa juga mengatakan bahwa ada dari SKPD atau dinas terkait yang juga mengelola parkir diobjek vital seperti,Pasar,Pusat Keramaian, Pelabuhan serta area wisata.

 

“Di luar dari perumda ada beberapa SKPD yang mengelola parkir. Contoh untuk taman kota dikelola oleh Dinas Parisiwata, termasuk fasilitas olahraga. Kemudian pusat-pusat perekonomian, pasar-pasar, dikelola teman-teman dari Dinas perdagangan koperasi. Kemudian juga ada beberapa titik, objek vital termasuk bandara itu dikelola sendiri oleh pihak bandara, pelabuhan mereka mengelola sendiri dengan tarif yang mereka tentukan,” Pungkas nya.

 

 

Pihak Perumda Aneka Usaha menyampaikan menginformasikan kepada seluruh masyarakat agar tidak takut untuk melaporkan Petugas parkir yang mencoba melakukan penyimpangan didalam pengelolaan parkir yang sudah ditentukan titik nya oleh pihak perumda Aneka Usaha. (RJK)

Comments
Loading...