Rajawali Kaltara
Rajawalikaltara.com dengan semangat baru, ingin menyajikan informasi-informasi lugas, terpercaya serta lebih akrab dengan masyarakat Kaltara.

Di Daulat Ketua IPPM, Syukur Bertekad Menjaga Kelestarian Budaya Etnis Makassar

0 126
Foto : Spesial

 

TARAKAN – Sebagai wadah perkumpulan generasi muda etnis Makassar di tanah rantau, elemen Pemuda Makassar membentuk Ikatan Persaudaraan Pemuda-Pemudi Makassar (IPPM) Kota Tarakan.

Muhammad Syukur pun didaulat sebagai Ketua Umum secara aklamasi usai 2 orang kandidat lainnya menyatakan untuk mundur pada Musyawarah yang digelar di Warung Sop Saudara Ta Coto Makassar Assipa’na, dibilangan RE Martadinata pada 21 Mei 2022 lalu.

Syukur mengungkapkan, pada Musyawarah perdana IPPM Tarakan ini dirinya dipercayai sekitar 50 orang yang hadir pada Musyawarah tersebut untuk memimpin IPPM selama beberapa tahun kedepan.

“Yang hadir pada pemilihan itu ada sekitar 50 orang,” Sebut Syukur.

Ia mengatakan, hadirnya IPPM ini didasari semangat rasa persaudaraan Pemuda-Pemudi berdarah Makassar di Kota Tarakan untuk bisa menjalin silahturahmi.

“IPPM Tarakan ini hadir sebagai wadah untuk semua teman-teman berdarah Makassar untuk bisa bersilaturahmi dan saling menjaga identitas budaya Makassar di perantuan,” Ujar Syukur.

Syukur mengatakan, pihaknya saat ini akan fokus membentuk susunan kepengurusan dan ditargetkan akan rampung bulan ini agar bisa segera melaksanakan pelantikan.

“Kepengurusan masih dalam proses. Sementara di Sekretaris ada Pak Adyansa, Bendahara ada Wahyudi. Target kita bulan inilah akan segera selesai kepengurusan, supaya bisa cepat pelantikan oleh pengurus Provinsi,” Ucap Syukur.

Disinggung mengenai gebrakan usai dilantik, Syukur mengatakan pihaknya bertekad membesarkan IPPM agar bisa lebih dikenal oleh masyarakat khususnya Pemuda-Pemudi Makassar sendiri.

“Insyaallah kami akan membawa IPPM agar lebih dikenal di masyarakat,” Tutur Syukur.

Syukur yang berlatarbelakang pengusaha dibidang perikanan ini mengatakan, sebagai organisasi sosial IPPM akan fokus pada pengembangan dan pembinaan masyarakat Makassar.

“Insyaallah yang dibina warga-warga nya dulu (Warga Makassar) tidak keluar dulu,” Ucap Syukur.

Syukur menambahkan, selain wadah silaturahmi IPPM hadir untuk melestarikan budaya dan tradisi Makassar sebagai Falsafah hidup dan jati diri etnis Makassar meski jauh dari kampung halaman. (DS)

Comments
Loading...